Krim Pelindung Matahari Lebih Aman & Efektif Memberikan Proteksi Pada Kulit

Ada banyak sekali orang yang mengeluh tentang kulit bersisik dan kering. Padahal, sudah ada krim pelindung matahari yang dijual di pasaran. Apakah krim tersebut tidak mampu untuk menjaga kulit mengalami masalah tersebut?

Sebenarnya, bukan krimnya yang salah. Bisa saja, cara pemakaiannya yang kurang tepat. Atau mungkin juga karena mereka salah dalam memilih krim yang tepat untuk melindungi kulit dari sinar matahari.

Mungkin kamu juga punya masalah yang sama. Sudah merasa menggunakan krim setiap hari tapi kulit tetap terasa kering dan bersisik. Kemudian kamu akan mengganti merek krim yang satu ke merek krim yang lainnya. Namun, hasilnya tetap saja.

Sebenarnya, kamu sudah tepat ketika memilih krim pelindung matahari. Yang perlu kamu pahami adalah bagaimana cara kerjanya. Kemudian, kamu akan tahu seberapa besar peran krim untuk menjaga kulitmu tidak kering dan bersisik.

 


Cara Kerja Krim Pelindung Matahari

Kamu harus memahami satu hal. Krim yang kamu gunakan setiap hari itu gunanya untuk melindungi. Bukan menghalangi. Artinya krim yang kamu oleskan ke kulit menjadi pelindung, bukan penghalang sinar matahari. Karena pelindung, tetap saja ada sinar matahari yang mengenai kulit.

Mungkin kamu akan bertanya. “Lalu apa gunanya menggunakan krim jika tidak mampu menghalangi sinar matahari?” Tentu saja ada gunanya. Karena bagaimanapun juga, kulit kamu juga perlu terkena sinar matahari. Yang menjadi masalah adalah ketika sinar matahari tersebut sampai membakar kulit kamu atau yang sering disebut dengan sunburn.

Di sanalah peran dari krim pelindung matahari. Ada kandungan yang disebut dengan SPF atau sun protection factor. Bisa dikatakan inilah kandungan yang menentukan seberapa kuat perlindungan yang diberikan oleh krim terhadap kulit kamu. 

Misalnya saja ada krim dengan SPF 30. Ada juga yang tingkat SPFnya mencapai 50. Semakin rendah nilai SPF-nya, semakin rendah perlindungannya. Artinya, semakin banyak sinar matahari yang akan mengenai kulit.

Meskipun demikian, kamu tidak selalu harus menggunakan krim pelindung sinar matahari yang SPF-nya tinggi. Ini disarankan untuk digunakan bagi mereka yang lebih sering berada di luar ruangan. Dan tempat di mana mereka beraktivitas cuacanya sangat terik. Misalnya saja mereka yang bekerja di daerah dekat pantai. Atau mungkin juga setiap hari bekerja di sekitar pantai. Maka, krim dengan SPF tinggi sangat dianjurkan untuk digunakan.

Krim pelindung ini juga memiliki bahan aktif yang memiliki dua peran, yaitu penyerap UV dan reflektor UV. Penyerap UV memiliki peran untuk mengurangi radiasi UV kemudian mengubahnya menjadi panas yang rendah. Makanya, ketika kamu menggunakan krim pelindung matahari, kulit kamu tidak terlalu terasa panas, bukan? Hal ini karena sinar UV sudah dikurangi. Hanya saja, kamu tetap merasa sedikit panas.

Yang kedua adalah reflektor UV. Di dalam krim ini, terdapat juga kandungan yang berfungsi merefleksi atau memantulkan UV. Misalnya saja zinc oxide dan titanium dioksida.

Dari penjelasan tersebut, kamu semakin tahu kan bagaimana cara kerja krim pelindung dari sinar matahari? Yang pasti, kamu harus ingat bahwa fungsi utamanya adalah melindungi, bukan menghalangi sinar matahari. Itu artinya kamu juga tetap harus melakukan hal lain jika paparan sinar matahari begitu kuat, seperti memakai pakaian dengan bahan yang tepat, memakai topi, menggunakan payung, dan lain sebagainya. 

 


Dua Jenis Krim Pelindung Matahari

Setelah kamu tahu bagaimana cara kerja krim, sekarang kamu juga perlu mengetahui ada dua jenis krim yang bisa melindungi lho. Apa saja itu?

  1. Sunscreen
    Yang pertama adalah sunscreen. Ini krim lotion yang cair. Ada kandungan kimiawi yang sudah dipastikan aman untuk digunakan. Fungsi utamanya adalah untuk menyaring UV. Jadi, tidak semua sinar UV akan masuk ke dalam kulit yang kemudian bisa merusak sel kulit.

  2. Sunblock / Tabir Surya
    Ini juga termasuk krim pelindung matahari. Hanya saja, ada kandungan mineral di dalamnya seperti zinc oxide. Sunblock ini memiliki perlindungan yang bisa dikatakan jauh lebih kuat. Makanya, sunblock sering diaplikasikan ke kulit ketika seseorang ingin beraktivitas di pantai. Tujuannya agar mereka bisa bebas bermain tanpa ada ketakutan sunburn.

Lalu, mana yang sebaiknya kamu gunakan? Sebenarnya, kamu hanya perlu memilih mana yang tepat untuk jenis kulit kamu. Sesuaikan juga dengan aktivitas kamu setiap hari.
Yang perlu diperhatikan adalah kandungan SPF-nya. Sebaiknya, gunakan sunscreen dengan SPF yang tinggi. Setidaknya SPF 50. Seperti contoh NIVEA Sun Protect & Moisture SPF 50. Ini adalah produk krim pelindung sinar matahari dari NIVEA. Kandungan SPF-nya 50. Jadi, kulit kamu akan benar-benar terlindungi dari sinar UV dan juga radikal bebas.

NIVEA Sun & Protect Moisture
NIVEA Sun Protect & Moisture SPF 50 berguna untuk melindungi kulit saat berolahraga atau beraktivitas di luar ruangan. Mengurangi efek negatif sinar matahari dan mencegah resiko penuaan dini, kulit memerah, terbakar, kering dan kusam.
 
Selain itu, krim pelindung matahari dari NIVEA ini memiliki kelebihan lain. Misalnya saja cepat menyerap ke dalam kulit. Jadi, kamu tidak perlu khawatir krim ini akan meninggalkan bekas pada pakaian. Selain itu, kamu tidak akan merasa lengket setelah mengaplikasikannya pada kulit. 

Kamu bisa gunakan krim ini setiap hari sebelum keluar rumah. Terutama ketika kamu ingin berolahraga di luar rumah atau ingin berangkat kerja. Lindungi kulit kamu agar tidak kering, bersisik, atau bahkan mengalami sunburn.