Gengs, Hindari Lakukan Ini Saat Kulit Terbakar Matahari

Gengs, Hindari Lakukan Ini Saat Kulit Terbakar Matahari

Girls, kalian pernah mendengar istilah sunburn belum? Sunburn adalah sebuah kondisi dimana kulit mengalami masalah akibat terlalu banyak terpapar sengatan sinar matahari. Reaksi kulit saat terkena sunburn sendiri dapat berbeda antara satu orang dengan yang lain, namun umumnya kulit akan berubah warna menjadi kemerahan, gatal, perih, radang, hingga melepuh.

Ali Hendi, MD, yang berprofesi sebagai dermatologist sekaligus juru bicara The Skin Cancer Foundation menyatakan bahwa siapapun berpotensi terkena sunburn meski mereka yang memiliki kulit terang cenderung lebih beresiko. Nah karena sunburn bisa dialami oleh siapapun, maka penting bagimu untuk tetap waspada dan mengupayakan langkah pencegahan agar tidak mengalaminya.

Tentu ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meminimalisasi resiko kulit terbakar matahari, termasuk dengan menggunakan produk sun protect. Nah, pemilihan tabir surya pun juga nggak boleh sembarangan dan perlu disesuaikan dengan kebutuhan kulit. Jika kamu memiliki tipe kulit sensitif misalnya, pastikan untuk memilih sunscreen kulit sensitif yang aman dan nggak menimbulkan iritasi. Pun demikian apabila memiliki wajah berminyak, pastikan tabir suryamu memiliki kandungan yang cocok ya.

Nggak hanya persiapan sebelum melakukan aktivitas outdoor yang perlu diperhatikan, namun perawatan setelah beraktivitas di bawah sinar matahari tetap perlu dilakukan. Gunakan Nivea Sun After Sun Spray yang memiliki kandungan aloe vera untuk mendinginkan dan menyejukkan kulit pasca beraktivitas di bawah terik matahari. Nggak hanya itu, tabir surya satu ini juga bisa membantu merawat kelembapan kulit lho.

Tapi bagaimana kalau kamu sudah terlanjur terkena sunburn? Well, ada banyak yang bisa dilakukan seperti kompres dingin hingga pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan kesehatan. Setelah mendapatkan pertolongan nih, kamu nggak bisa langsung careless ya mengingat ada beberapa hal yang perlu dihindari agar pemulihan berjalan lancar.

So, apa saja yang perlu dihindari saat kulit terbakar matahari? Berikut ulasannya untukmu:

  • Mandi Air Panas

Mandi air panas memang dapat membuat otot menjadi lebih rileks sehingga dapat mengurangi rasa pegal. Namun bagi kamu yang mengalami sunburn, mandi air panas is a big no! Untuk kasus kulit terbakar matahari, mandi menggunakan air panas justru berpotensi memperparah kondisi peradangan pada kulit.

Sebaliknya, kamu bisa menenangkan kulit yang terasa panas dengan mandi menggunakan air sejuk. Kamu juga bisa menempelkan handuk basah pada kulit yang mengalami sunburn selama 20 menit.

Setelah selesai mandi keringkan badan namun biarkan air sedikit tersisa agar kulit tetap lembab. Hindari mengeringkan badan dengan cara menggosok agar kulitmu tidak terluka. So, cukup tepuk-tepuk pelan mengunakan handuk lembut ya.

  • Menggosok Permukaan Kulit dengan Es Batu

Kulit terbakar matahari akan terasa panas dan tidak nyaman. Namun, jangan pernah meredakan sensasi panas tersebut dengan langsung menggosok permukaan kulit menggunakan es batu sebab gesekan tersebut bisa membuat kulit terluka hingga iritasi.

Jika ingin mendinginkan kulit menggunakan es maka kamu bisa membungkusnya dulu menggunakan handuk. Tempelkan es yang sudah dibungkus handuk pada kulit yang meradang.

Rasa dingin dari es cukup efektif untuk menenangkan kulit sehingga rasa perih pun juga akan berkurang. Lakukan kompres menggunakan es ini selama 15 menit sekali. Sebelum mengompres pastikan kulit sudah dalam keadaan bersih serta handuk yang digunakan pun juga dalam keadaan bersih.

  • Mengoleskan Petroleum Jelly

Kulit terbakar matahari memang memerlukan pelembab untuk meredakan peradangan, namun penting untuk kamu ketahui agar tidak menggunakan petroleum jelly. Ini penting diperhatikan karena petroleum jelly justru akan membuat kulitmu terasa semakin panas karena sifatnya menahan panas.

Pelembab dengan ekstrak gel lidah buaya bisa kamu pilih untuk menangkan kulit terbakar. Mengoleskan gel lidah buaya pada kulit yang terbakar akan memberikan rasa dingin sehingga dapat mengurangi peradangan. Selain itu, kandungan lidah buaya juga akan membantu memelihara kelembaban dan kesegaran kulit sehingga kulit pun dapat cepat beregenerasi.

  • Memakai Pakaian Ketat

Untuk mempercepat proses penyembuhan kulit terbakar matahari, maka hindari menggunakan pakaian ketat. Pakaian ketat akan rentan menimbulkan gesekan pada kulit sehingga kulit bisa lecet dan iritasi.

Supaya kamu merasa lebih lega dan kulit dapat bernapas dengan baik, sebaiknya gunakan pakaian yang lebih longgar. Selain itu, perhatikan pula pilihan bahan pakaian yang kamu gunakan. Kamu bisa memilih bahan katun atau kaos karena memiliki tekstur yang halus dan nyaman di kulit.

  • Jarang Minum

Jika kulitmu terbakar matahari, pastikan untuk memperbanyak minum air putih ya. Jangan sampai jarang minum air putih karena kamu akan beresiko tinggi mengalami dehidrasi mengingat ketika mengalami sunburn, tubuh akan mengerahkan banyak cairan ke area kulit. Nah, jika kamu ingin kulitmu segera membaik maka pastikan selalu mencukupi kebutuhan air putih harian ya!

  • Menarik Kulit yang Mengelupas

Kulit yang hampir sembuh setelah terbakar matahari biasanya mengalami pengelupasan sebagai salah satu tanda regenerasi berlangsung. Jangan sesekali mencoba untuk melepaskan sisa kulit mengelupas yang masih menempel dengan sengaja karena tindakan tersebut justru merusak lapisan kulit bahkan menyebabkan iritasi.

Supaya proses penyembuhan kulit lebih cepat, coba gunakan skin care untuk kulit terbakar matahari yang direkomendasikan dokter. Dengan mengoleskan skin care tersebut, kulit bisa lebih cepat pulih dan sehat seperti sebelum terbakar sinar matahari.

  • Membersihkan Kulit dengan Produk Mengandung Alkohol

Memelihara kebersihan kulit terbakar matahari memang sangat penting agar tidak terkontaminasi dengan bakteri. Meskipun alkohol efektif untuk membunuh bakteri namun penggunaanya tidak cocok untuk kondisi kulit yang terkena sunburn. Alkohol akan membuat kulit menjadi kering dan sensitif. Oleh karena itu, hindari menggunakan produk yang menggunakan alkohol ya agar kulit lekas pulih.

  • Jangan Asal Menggunakan Skin Care

Beberapa skin care memang banyak direkomendasi untuk mengatasi sunburn. Namun demikian, kamu harus tetap memperhatikan kandungan bahan yang ada di dalamnya. Jika sebelumnya kulitmu jenis sensitif maka pastikan kandungan tersebut aman untuk kulitmu dan nggak menimbulkan reaksi alergi.

Jika ingin mencoba beberapa bahan alami, kamu bisa coba menggunakan masker timun atau lidah buaya. Cara mengobati kulit terbakar matahari dengan masker timun sangat sederhana lho karena kamu hanya perlu menghaluskan timun dengan blender lalu menempelkannya pada permukaan kulit.

Untuk penggunaan masker lidah buaya sendiri, pastikan lidah buaya terlebih dahulu bersih dari getah karena getah yang tersisa pada lidah buaya bisa membuat kulit terasa gatal. Agar tidak memperburuk kondisi kulitmu maka cuci hingga bersih terlebih dahulu ya.

Nah jika ragu menggunakan skin care atau bahan alami tertentu, kamu bisa kok berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kulit langganan. Hmm, jadi kamu bisa merasa aman menggunakannya.

  • Memencet Kulit yang Melepuh

Kebiasaan tidak baik yang harus kamu hindari saat kulitmu bermasalah akibat terbakar matahari adalah memencet lepuhan. Meski terkadang gatal rasanya tangan ingin memencet lepuhan tersebut, namun masalah kulit bisa bertambah jika kamu melakukannya.

Memencet lepuhan dengan sengaja akan membuat kulit terasa perih atau bahkan iritasi. Lebih parahnya lagi, kulitmu akan lebih mudah terpapar bakteri atau kuman lainnya. Biarkan lepuhan mengering dengan sendirinya. Namun jika lepuhan tersebut pecah maka segera bersihkan dan tutup menggunakan kain kasa. Tindakan ini dapat menurunkan resiko terpapar kotoran yang dapat menyebabkan infeksi dan iritasi.

  • Keluar Rumah tanpa Menggunakan Perlindungan

Kamu yang masih dalam masa penyembuhan dari kulit terbakar matahari sebaiknya melakukan aktivitas di dalam ruangan dulu. Jika memang mendesak harus keluar rumah maka lindungi kulitmu dengan pakaian tebal dan tertutup. Kamu bisa menggunakan topi, kacamata dan juga masker untuk area muka. Well, keluar rumah dengan pakaian yang terbuka akan membuat kulit semakin meradang serta memperlambat penyembuhan.

So, udah tahu ‘kan apa aja yang perlu dihindari saat kulit terbakar matahari maupun saat sedang menjalani pemulihan akibat sunburn. Dengan menghindari semua langkah tersebut, semoga kamu dapat segera pulih dan bisa bebas beraktivitas lagi. Semoga bermanfaat.