Dipercaya memiliki banyak manfaat bagi proses tumbuh kembang si kecil, kebiasaan membacakan dongeng pada anak-anak sebelum tidur sebaiknya ditanamkan sejak dini. Tapi hal ini bisa jadi tantangan bagi orangtua baru yang mungkin belum memiliki pengalaman mendongeng sebelumnya.

Bukan sekadar membacakan buku, mendongeng sebaiknya disesuaikan dengan tahap perkembangan anak. Yuk, ikuti tahapan mendongeng untuk si kecil yang masih berusia 0-2 tahun agar sesuai dengan perkembangan motorik dan psikomotoriknya.

0-12 Bulan

Penglihatan bayi baru lahir memang tengah berkembang, bahkan hanya bisa melihat dari jarak satu kaki. Jika ingin mulai mengisi rak buku bayi, pilih buku dengan gambar sederhana dengan warna-warna kontras.

Selain gambar yang menarik perhatiannya, pilih buku dengan teks yang berirama. Bayi baru lahir hanya perlu mendengarkan suara Ibu untuk mendapatkan pelajaran bahasa yang sangat berharga di usianya yang dini. Bacakan buku dengan irama yang menenangkan, sehingga si kecil pun dapat menikmati sesi mendongeng bersama orangtua.

Untuk bayi yang sudah menginjak usia 6-12 bulan, awali dengan menjadwalkan waktu khusus untuk mendongeng. Pilih waktu dimana orangtua dan bayi sama-sama rileks, lalu dudukkan di pangkuan hingga si kecil merasa nyaman. Bayi suka mendengar suara orangtua, jadi nyanyikan atau bacakan dengan suara yang berbeda untuk setiap karakter dalam buku untuk membuat semuanya terasa menarik dan menyenangkan.

Meskipun bayi belum sepenuhnya mengerti apa arti kata-kata pada halaman tersebut, biarkan si kecil untuk menunjukkan responnya pada dongeng tersebut. Mulai dari menggerakkan tangannya, mengoceh atau bahkan mencoba menggigitnya. Menurut Carmen Ramos-Bonoan, MD, direktur Philippine Ambulatory Pediatric Association (PAPA), beginilah cara bayi mengeksplorasi dan mempelajari dunia mereka.

13 – 24 Bulan

Setelah berulangtahun yang pertama, si kecil jadi semakin mandiri sekarang. Gunakan cara lain untuk menarik minatnya pada dongeng. Libatkan anak dengan menyebutkan apa yang ada di halaman buku untuk membantu meningkatkan kosakatanya.

Mereka juga mulai menemukan hal-hal yang jadi kesukaannya, misalnya memilih buku yang sama berulang-ulang. Walau membosankan bagi Ibu tapi si kecil menikmatinya sebagai salah satu cara untuk belajar kata-kata baru. Jangan ragu untuk berimprovisasi, baik dengan nada suara yang berubah-ubah, ekspresi wajah sesuai dengan jalan cerita, atau alat bantu. Hal ini akan membantu anak duduk diam selama 5 menit, yang merupakan waktu yang cukup lama untuk seusianya.

Biasakan si kecil dengan kegiatan mendongeng sejak dini dan buat anak-anak merasa nyaman. Salah satunya dengan memberikan sentuhan lembut Ibu yang mengoleskan NIVEA Creme sambil bercerita. Kandungan Eucerit® memberi perlindungan yang dibutuhkan kulit dan menjadikannya tetap lembap dan lembut.

Telah teruji secara dermatologis, pelembap kulit wajah dan tubuh ini cocok dan aman digunakan bagi kulit anak-anak maupun dewasa. Ibu, tak perlu ragu untuk menggunakan NIVEA Creme sehari-hari agar terhindar dari kulit kering. Selamat mendongeng!