Tahukah Ibu, ketika membacakan dongeng, ada proses kreatif yang terjadi dalam otak anak? Hal ini diungkapkan oleh Dr. John Hutton yang meneliti proses belajar membaca pada anak. Menurut peneliti di Cincinnati Children’s Hospital, ketika Ibu membacakan dongeng ada 3 hal yang sangat memengaruhi otak.

Bahasa

Dokter John menemukan Goldilocks effect, ada 3 media yang disajikan di depan anak-anak yaitu dalam bentuk audio, buku cerita dengan suara audio manusia, dan yang terakhir film animasi.

Saat melihat dongeng yang dilengkapi dengan suara manusia, anak-anak dapat melihat ilustrasi dengan gambar yang tak bergerak. Kemampuan bahasanya memang sedikit menurun dibanding media audio book, tapi anak-anak bukan hanya memperhatikan kata-kata tapi juga membangun pemahaman. Tidak heran jika si kecil yang terbiasa mendengar dongeng yang dibacakan oleh orangtuanya akan memiliki pengetahuan kosa kata yang lebih luas.

Persepsi Visual

Dokter John mengatakan, anak-anak bukan hanya memperhatikan kata-kata, tapi juga melatih otak untuk merangkai gambar-gambar dalam buku tersebut sebagai petunjuk. Media animasi tidak memberikan apa pun bagi otak untuk bekerja. Untuk anak berusia 3 hingga 5 tahun, bahasa dan persepsi visual menjadi terhambat dan kehilangan kesempatan untuk berintegrasi dengan bagian otak lainnya.

Kekhawatiran Hutton adalah bahwa dalam jangka panjang, anak-anak yang terpapar terlalu banyak animasi akan berisiko menjadi lazy reader, apalagi tanpa latihan yang cukup, mereka mungkin juga kurang terampil memanfaatkan buku secara maksimal.

Visual Imagery

Saat anak-anak mendengar dan membaca dongeng, aktivitas jaringan otak yang mengolah bahasa memang sedikit menurun daripada mereka yang mendengarkan audio book. Menurut Dr. John, alih-alih hanya memperhatikan kata-kata itu, pemahaman anak-anak tentang cerita itu didapat dari menyambungkan gambar-gambar.

Ketika orangtua membaca untuk anak-anak, mereka melakukan lebih banyak pekerjaan daripada yang terlihat. Otot yang mereka kembangkan membuat gambar-gambar itu hidup dalam pikiran mereka atau melatih kemampuan berimajinasi.

Ketiga hal ini yang membuat otak sangat aktif dan fokus, sehingga mampu meningkatkan kemampuan otak atau kecerdasan anak.

Namun Dr. John tetap menyorot hasil tersebut tidak sebaik mendengarkan dongeng di pangkuan orangtua.

Membantu Meningkatkan Daya Imajinasi

Tingkatkan manfaat mendongeng dengan memberikan sentuhan lembut Ibu menggunakan NIVEA Creme. Kandungan Eucerit® di dalamnya memberikan perlindungan terbaik untuk kulit anak-anak dan dewasa. Pelembap untuk kulit wajah dan tubuh ini juga sudah teruji secara dermatologis untuk menjaga kulit tetap lembap dan lembut setiap hari.

Melihat kebaikan dongeng yang luar biasa.

Yuk, bacakan dongeng untuk si kecil mulai malam ini.